Welcome to Priscilla Novani journey... close ×
+

Are you….. ??

Are you..?

Seberapa cepat waktu itu berlalu menurutmu? Terkadang berasa lamaaa banget, apalagi kalau lagi nungguin lift yang segera datang. Tapi sering kalai juga berasa cepet banget. Ngga kerasa sudah weekend lagi, gak kerasa sudah satu tahun berlalu dsb. Waktu berasa terbang, cepet banget berganti.

Di facebook sering kan muncul timehop, foto apa yang pernah kita posting dimtahun-tahun sebelumnya. Pernahkah kita melihat ke belakang dan menyadari betapa ada begitu banyak hal yang telah terjadi? Kejadian-kejadian yang menjadi sebuah memori.

For me, tonight, tiba-tiba dapat notifikasi IG dari @david.ware (Siapakah dia? Dia adalah satu Worship Leader-nya Hillsong Worship) untuk sesaat aku terpana Ow woow David ware nge-like IG gw, itu gak salah yak? Ternyata itu adalah foto yang aku posting tepat setahun yang lalu. Sebuah foto bersejarah, untuk pertama kalinya aku berangkat ke Hillsong Conference di Sydney. Secara sekarang banyak yang sudah berangkat untuk Hillsong conference tahun ini.

Langsung terlintas di kepalaku apa saja yang terjadi setahun yang lalu. Mulai dari drama musikal GoodBye Monotown, dimana aku berperan jadi Narator dengan baju bagaikan Mallificent dengan Airwheel didalamnya. Sampai pada keberangkatanku untuk pertama kalinya ke Sydney, Hillsong dll. (Terakhir pergi ke luar negri waktu kelas 5 SD) So, last year quite an amazing year for me.

Ketika melihat ke belakang, melihat ada begitu banyak favor dan penyertaan Tuhan yang telah terjadi. Tapi terkadang aku pun masih sering merasa shaky, takut dengan apa yang akan terjadi sekarang dan di masa depan. Apa yang bisa dilakukan dan dicapai dikemudian hari? To much too think.

But than… I think, It’s a normal feeling. We are still human. Kita masih merasa takut, masih mudah gentar, sering lupa akan kedahsyatan Tuhan yang pernah terjadi pada kita. Seringkali yaa kita ingat mujizatnya, tapi rasa percaya itu tidak sekuat dulu. Aah itu kan dulu, sekarang mungkin berbeda. Kita masih manusia yang masih bisa merasakan semuanya itu.

Pertanyaannya adalah sampai sejauh mana perasaanmu menguasaimu? Sampai sejauh mana ketakutanmu menghantui dan menghalangi langkahmu? Ketakutan itu bisa membutakanmu. Ketakutan bisa melumpuhkanmu. Kekuatiran yang bahkan seringkali tidak mendasar. Takut hal-hal yang gak jelas dan masih hipotesis. Hal-hal yang belum terjadi. Hal-hal yang bisa membuatmu lupa bahwa Tuhannya kita itu super dahsyat dan tidak pernah berubah. He is a faithful God. Dia Tuhan yang setia akan janjiNya.

Satu hal yang bisa mengalahkan ketakutan adalah Iman. Percaya penuh akan kedaulatanNya. Meskipun kita belum bisa melihat dengan jelas apa yang akan terjadi di masa depan, tapi kita percaya penuh kepadanya. Ingat dan lihat segala kebaikan, mujizat, favor yang pernah terjadi dalam hidupmu. Tuhan belum selesai dengan kehidupan kita. Selama kita masih bernafas, Dia belum selesai berurusan. Dan terlebih lagi Dia ingin menunjukkan kedahsyatanNya melalui kehidupan kita. Tuhan begitu serius dengan kehidupan kita, but are we taking Him seriously?

““You don’t have enough faith,” Jesus told them. “I tell you the truth, if you had faith even as small as a mustard seed, you could say to this mountain, ‘Move from here to there,’ and it would move. Nothing would be impossible. ””
Matthew 17:20 NLT
http://bible.com/116/mat.17.20.nlt

Ayat yang sering kali kita dengar. Bahkan sangat populer. Andai kita mempunyai iman sebesar biji sesawi. Nothing would be impossible. ” Takkan ada yang mustahil bagimu” Buat Tuhan semuanya itu mungkin. Masa depan dan segala permasalahan yang kita alami itu mudah buat Tuhan.

Sering kita mengutip bagian tersebut tanpa memperhatikan kata-kata sebelumnya dan konteks secara keseluruhan. Coba lihat bagian atasnya, verse ini sedang menceritakan ketika murid-murid Tuhan suatu hari sedang dibuat pusing karena ada seorang anak yang sedang dirasuk Setan dan mereka tidak berhasil menyembuhkannya. Tuhan Yesus menegornya dan dalam waktu seketika anak itu sembuh. Dan murid-muridnya bertanya mengapa kami tidak bisa mengusirnya? Ini ayat tersebut adalah jawaban Tuhan Yesus. Dalam versi the Message diterjemahkan seperti ini:

““Because you’re not yet taking God seriously,” said Jesus. “The simple truth is that if you had a mere kernel of faith, a poppy seed, say, you would tell this mountain, ‘Move!’ and it would move. There is nothing you wouldn’t be able to tackle.””
Matthew 17:20 MSG
http://bible.com/97/mat.17.20.msg

Perhatikan kalimat pertamanya. Tuhan berkata “because you’re not yet taking God seriously”. Statemen ini membuat aku bertanya kepada diriku sendiri dan kepada semua yang baca blog ini : “Are you taking God seriously??” “You don’t have enough faith”

Murid-murid Tuhan Yesus sudah sangat sering menyaksikan di depan mata kepala mereka sendiri kedahsyatan Tuhan, segala mujizatNya bahkan mengenal pribadiNya secara nyata dan langsung. Berinteraksi denganNya sehari-hari. Tapi Tuhan berkata kepada mereka “Because you’re not yet taking God seriously”. Kalau bahasa sehari-hari versi gue “lo ngga nggangep Tuhan serius! Lo itu sudah sering lihat apa yang Gue bisa lakuin, tapi masih ngga percaya??!” what a snap!

Entah sudah berapa lama kamu bertobat. Sedalam apa kamu dalam mengenal pribadiNya. Sudah berapa lama melayani dan ke gereja. Sudah pernah melayani dimana saja? Berapa lamanya itu tidak menjadi jaminan. Posisimu melayani sebagai apa juga tidak menjadi jaminan.

Seberapa serius kita dengan Tuhan? Seberapa besar iman percaya kita? Seberapa yakin kita akan kuasa Allah? Seberapa kita percaya, bukan cuma apa kata orang tapi benar apa yang kita yakini?

Kalau murid-muridNya saja bisa kurang iman dan tidak serius, apalagi kita??! Kita masih manusia yang bisa lupa akan segala pengalaman mujizat yang pernah kita lihat depan mata kita sendiri. Karena itu kita butuh Tuhan dan butuh mengenal FirmanNya setiap hari dan semakin dalam. Kita butuh di ingatkan lagi dan lagi. Itu sebabnya kita perlu di recharged gak hanya di seminggu sekali di gereja. Kita butuh komunitas yang saling menguatkan. Kita perlu FirmanNya dan serahkan segala masa depan dan permasalahan ke dalam tanganNya.


“The simple truth is that if you had a mere kernel of faith, a poppy seed, say, you would tell this mountain, ‘Move!’ and it would move. There is nothing you wouldn’t be able to tackle.””
Matthew 17:20 MSG

What a simply truth… Are you taking God seriuosly??

Share : facebooktwittergoogle plus
pinterest


No Response

Leave us a comment


No comment posted yet.

Leave a Comment

©2016 PriscillaNovani All Rights Reserved